Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru resmi membuka jalur pendakian Gunung Semeru pada Jumat, 26 April 2013. "Jumat besok, pendaki sudah bisa naik," kata Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), di Kabupaten Lumajang, Sucipto, kepada Tempo, Rabu, 24 April 2013.
Keputusan untuk membuka jalur pendakian Semeru, kata Sucipto, dibahas dalam rapat pekan kemarin. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada pekan kedua bulan ini, sejumlah titik pendakian yang sebelumnya terhalang pohon tumbang kini sudah aman. "Jalur sudah kami bersihkan, Sudah bisa dilewati," kata dia. Longsoran tanah di sejumlah titik jalur pendakian juga sudah dibersihkan dan bisa dilewati. "Cuacanya juga kondusif," ujarnya.
"Kalau di bawah 50 orang, bisa diurus di Ranupane," katanya. Sedangkan untuk persyaratan lainnya, sama dengan persyaratan pendakian yang sebelumnya. Persoalan sampah juga menjadi perhatian pembukaan kembali jalur pendakian Gunung Semeru pada 26 April 2013 lusa besok. "Ada sukarelawan yang akan membantu mengawasi dan mengecek logistik pendaki. Terutama logistik yang menimbulkan sampah," katanya.
Sukarelawan ini, kata dia, nantinya akan mengaudit barang bawaan pendaki. "Dengan mengetahui potensi sampah dari logistik yang dibawa, maka akan diketahui pendaki membuang sampah sembarangan atau tidak," kata dia. Seperti diberitakan sebelumnya, pendakian Gunung Semeru ditutup sejak 8 Januari 2013 hingga 25 Maret 2013. Penutupan jalur pendakian kemudian diperpanjang hingga satu bulan karena cuaca buruk serta jalur pendakian yang belum siap untuk dilewati.
Sumber : http://www.tempo.co (24 April 2013)
No comments:
Post a Comment